Menguasai Teknik dan Jenis Ciuman agar Hubungan Kian Menggairahkan

Ciuman membuat hubungan Anda dan pasangan semakin intim dan bergairah. Beberapa jenis ciuman bisa memberikan sensasi yang berbeda, bukan sekadar saling menempelkan bibir saja.

Menguasai Teknik dan Jenis Ciuman agar Hubungan Kian Menggairahkan


Ciuman merupakan salah satu cara untuk mengekspresikan rasa sayang ke orang terdekat. Tak hanya melibatkan sentuhan antar bibir, beragam jenis ciuman dapat diterapkan untuk membuat hubungan dengan pasangan semakin intim dan bergairah. Apa saja jenisnya? Lalu, bagaimana cara melakukannya?


Jenis ciuman yang buat hubungan makin bergairah

Dalam sebuah hubungan, penting bagi Anda untuk mencoba beragam jenis ciuman setiap kali melakukannya. Selain mencegah kebosanan, langkah ini dapat membantu menjaga api cinta Anda dan pasangan tetap menyala.

Berikut ini beberapa jenis ciuman yang bisa Anda lakukan dengan pasangan untuk membuat hubungan makin bergairah:


1. Butterfly kiss

Butterfly kiss sebenarnya tidak saling menempelkan bibir dengan pasangan. Sesuai namanya, jenis ciuman ini seperti kupu-kupu yang hinggap dengan lembut di hidung atau bagian tubuh Anda. Untuk melakukannya, Anda cukup menatap mesra pasangan sembari  mendekatkan wajah atau saling memberikan sentuhan lembut dengan menggesekkan hidung.


2. French kiss

Jenis ciuman yang sangat populer ini melibatkan permainan lidah saat Anda berciuman dengan pasangan. Ciuman dimulai dengan saling mengunci bibir satu sama lain. Setelah bibir Anda dan pasangan saling bersentuhan, buka mulut secara perlahan lalu lakukan permainan lidah.


3. Spiderman kiss

Pernah menonton film Spider-Man? Jenis ciuman ini dilakukan oleh Peter Parker dan MJ ketika berada di dalam gang kosong. Namun, Anda tak perlu meminta pasangan untuk menggantung terbalik jika ingin melakukannya.

Untuk melakukan Spiderman kiss, Anda dan pasangan harus tidur berbaring dalam arah yang berlawanan. Dekatkan wajah masing-masing ke pasangan, kemudian lakukan cium bibir satu sama lain.


4. Pecks

Pecks adalah jenis ciuman yang dilakukan dengan cara memberikan kecupan ke bagian wajah pasangan seperti kening maupun pipi, atau bagian tubuh lainnya. Kecupan yang Anda berikan dapat membantu membangun suasana sebelum kemudian beralih ke ciuman bibir.


5. The hickey

Jenis ciuman ini melibatkan gigitan dan isapan kecil pada bagian tubuh pasangan. The hickey atau lebih dikenal dengan sebutan ‘cupang' meninggalkan jejak kemerahan pada bagian tubuh yang diisap dan digigit. Jejak-jejak merah atau kissmark akan bertahan selama beberapa waktu.

Salah satu area yang paling disukai untuk memberikan ciuman ini adalah leher. Namun, bekas merah di leher umumnya dapat terlihat dengan jelas dan memicu munculnya rasa malu ketika dilihat orang lain.


6. Eskimo kiss

Eskimo kiss bukan merupakan jenis ciuman yang melibatkan dua bibir. Untuk melakukannya, Anda dan pasangan cukup saling menggesekkan hidung satu sama lain. Ciuman ini bisa jadi isyarat sederhana untuk menunjukkan rasa kasih sayang ke pasangan.


7. Earlobe kiss

Jenis ciuman ini mengharuskan Anda untuk menarik daun telinga pasangan dengan lembut menggunakan bibir. Ciuman ini bisa membuat permainan menjadi semakin bergairah, terlebih apabila telinga merupakan bagian sensitif pasangan Anda. Earlobe kiss dapat menjadi permulaan untuk melakukan teknik ciuman yang lain.

Perlu diingat, komunikasi merupakan salah satu faktor kunci untuk setiap ciuman. Diskusikan dengan pasangan apakah jenis ciuman yang dilakukan membuatnya merasa nyaman, atau malah justru sebaliknya. Jika tidak, lakukan teknik lain yang bisa menyenangkan kedua belah pihak.


Apa saja manfaat ciuman?

Selain membuat hubungan menjadi semakin intim dan bergairah, ada beragam manfaat yang bisa Anda dan pasangan dapatkan dari ciuman. Beberapa manfaat yang diperoleh dari ciuman, antara lain:

  • Membangun ikatan emosional dengan pasangan sehingga kebersamaan dan api cinta tetap terjaga
  • Mengurangi stres karena ciuman melepaskan hormon yang dapat mengurangi tingkat stres dan membantu menenangkan pikiran
  • Membuat hubungan seks menjadi semakin bergairah, bisa juga dilakukan sebagai foreplay atau pemanasan sebelum bercinta
  • Meningkatkan metabolisme tubuh
  • Menjaga kesehatan mulut dengan cara meningkatkan aliran air liur yang melawan bakteri, virus, dan jamur dalam mulut
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh dari paparan kuman yang menghuni mulut pasangan

Comments